Tubaba

Perkuat Persiapan Haji Masyarakat, Pemkab Tubaba dan BSI Bangun Gerakan Menabung Sejak Dini

137
×

Perkuat Persiapan Haji Masyarakat, Pemkab Tubaba dan BSI Bangun Gerakan Menabung Sejak Dini

Sebarkan artikel ini

Panaragan – pro dan kontra

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) secara resmi meluncurkan Program Tubaba Q Berhaji yang terwujud berkat sinergi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Tubaba pada Rabu (04/11/2026). Berlangsung di Masjid Baittus Shobur, Islamic Center Tubaba, program ini secara resmi diluncurkan langsung oleh Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah.   

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan literasi keuangan syariah kepada masyarakat agar dapat merencanakan ibadah haji dengan lebih matang. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya inisiatif kolaboratif ini.   

“Berhaji bukan hanya membutuhkan kesiapan spiritual, tetapi juga memerlukan kesiapan finansial dan perencanaan yang matang,” ujar Nadirsyah dalam sambutannya.

“Oleh karena itu, melalui gerakan Tubaba Q Berhaji ini, kita ingin membangun kesadaran bahwa menunaikan ibadah haji perlu dipersiapkan sejak dini sesuai dengan kemampuan masing-masing,” tegasnya.

Lebih lanjut, Nadirsyah mengajak masyarakat dan aparatur pemerintah daerah untuk memanfaatkan layanan BSI dalam menabung dan merencanakan keberangkatan haji, sembari menekankan bahwa sinergi dengan instansi seperti BSI sangat diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di tengah keterbatasan APBD.  

Sementara itu, perwakilan dari BSI, Ari Suharso, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat atas kolaborasi yang terjalin erat. Ia memaparkan bahwa edukasi keuangan untuk haji sangat krusial di masa sekarang, mengingat masa tunggu keberangkatan haji saat ini telah mencapai 26 tahun.   

“Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi dan literasi tentang keuangan syariah, khususnya adalah bagaimana kita merencanakan keuangan untuk mempersiapkan keberangkatan haji,” jelas Ari Suharso.

Ia juga menyoroti fenomena banyaknya jemaah yang terkendala pelunasan saat jadwal keberangkatan tiba.

“Hampir 30% calon jemaah haji itu gagal berangkat karena tidak siap dalam hal finansial,” tambahnya.   

Melalui peluncuran Program Tubaba Q Berhaji ini, diharapkan masyarakat Tubaba dapat mulai merencanakan tabungan haji dengan lebih disiplin. Selain fokus pada ibadah haji, kolaborasi antara Pemkab Tubaba dan BSI juga diharapkan terus berlanjut pada sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat, salah satunya melalui program pembiayaan UMKM seperti KUR Super Mikro tanpa agunan yang disediakan oleh BSI.

Example 300250
error: Content is protected !!