Tulang Bawang Barat – Pro dan kontra
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tulang Bawang Barat memberikan penghargaan kepada tiga siswi sekolah dasar yang sukses mengharumkan nama daerah pada ajang Lomba Bertutur Cerita Rakyat tingkat Provinsi Lampung tahun 2026.
Ketiga siswi berprestasi tersebut yakni Arta Nurmaysa dari SD 18 Tubaba, Adelisa Faida Putri dari SD 10 Tubaba, dan Veni Nurmala dari SD 26 Tubaba. Mereka berhasil menembus 15 besar dalam perlombaan yang diikuti peserta tingkat SD sederajat se-Provinsi Lampung.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tubaba, Rodianto, mengatakan capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Tulang Bawang Barat sekaligus bukti bahwa pelajar daerah memiliki potensi besar di bidang literasi dan budaya.
“Prestasi ini sangat penting untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap budaya daerah serta kebiasaan membaca dan bercerita. Selain itu, generasi muda juga dapat menjadi pelestari nilai-nilai luhur budaya Lampung,” ujar Rodianto, Senin (25/5/2026).
Ia menjelaskan, penghargaan yang diberikan merupakan bentuk apresiasi atas perjuangan para siswi dalam melestarikan dan memperkenalkan kekayaan cerita rakyat daerah hingga ke tingkat provinsi.
Menurutnya, keberhasilan yang diraih para peserta diharapkan mampu menjadi motivasi bagi siswa-siswi lain di Tubaba agar terus meningkatkan prestasi serta mencintai warisan budaya daerah.
“Prestasi yang diraih Arta Nurmaysa dan rekan-rekannya menjadi bukti bahwa anak-anak Tubaba memiliki bakat dan kemampuan luar biasa. Kami berharap ini menjadi semangat bagi pelajar lainnya untuk terus berprestasi,” tambahnya.
Keikutsertaan para pelajar dalam ajang tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tubaba dalam mengembangkan potensi literasi dan budaya di kalangan generasi muda, guna melahirkan pelajar yang cerdas, berwawasan luas, dan berkarakter. (*)













