Lampung

1.061 Koperasi Merah Putih Diresmikan Prabowo, Lampung Jadi Daerah Terbanyak di Luar Jawa

22
×

1.061 Koperasi Merah Putih Diresmikan Prabowo, Lampung Jadi Daerah Terbanyak di Luar Jawa

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG — pro dan kontra

Pemerintah Provinsi Lampung menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal itu ditandai dengan keikutsertaan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, dalam peresmian operasionalisasi 1.061 KDKMP oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).

Marindo mengikuti prosesi peresmian secara virtual dari KDKMP Way Halim, Perumnas Way Halim, Kota Bandar Lampung. Ia menyampaikan bahwa Pemprov Lampung terus mendorong percepatan pembentukan dan operasional koperasi melalui pemanfaatan aset milik pemerintah daerah.

“Alhamdulillah hari ini kita menyaksikan Pak Presiden Prabowo Subianto telah melakukan peresmian operasional Koperasi Desa Merah Putih. Salah satunya berada di Provinsi Lampung, tepatnya di Way Halim ini yang merupakan aset Pemerintah Provinsi Lampung,” ujar Marindo.

Menurutnya, Pemprov Lampung bersama jajaran TNI telah melakukan inventarisasi aset daerah yang dapat dimanfaatkan guna mendukung pembangunan koperasi di berbagai wilayah. Salah satu aset yang kini dimanfaatkan berada di kawasan Way Halim, Bandar Lampung.

Marindo juga menegaskan bahwa Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mendorong optimalisasi aset pemerintah yang belum dimanfaatkan secara maksimal agar bisa digunakan untuk pembangunan KDKMP.

“Pemerintah Provinsi Lampung bersama TNI memastikan aset-aset pemerintah yang belum digunakan secara utuh bisa dimanfaatkan untuk mendukung percepatan berdirinya Koperasi Merah Putih,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, hingga kini sudah berdiri 345 unit KDKMP di Lampung. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak di luar Pulau Jawa.

Koperasi-koperasi tersebut nantinya akan memiliki beragam unit usaha, mulai dari gerai kebutuhan pokok, apotek, layanan kesehatan, distribusi LPG, layanan PLN, hingga usaha pangan seperti beras dan jagung.

Sementara itu, Pangdam XXI/Radin Inten, Kristomei Sianturi, mengatakan terdapat 41 titik KDKMP yang diresmikan di wilayah Lampung dan Bengkulu pada hari yang sama.

Ia menjelaskan, hingga 16 Mei 2026, Kodam XXI/Radin Inten telah menyelesaikan pembangunan 562 titik koperasi, terdiri dari 345 titik di Lampung dan 217 titik di Bengkulu.

“Kita terus mengejar target.
Harapannya akhir Mei atau paling lambat awal Juni sudah ada 600 titik yang selesai 100 persen,” ujarnya.

Khusus di Bandar Lampung, target pembangunan mencapai 10 titik KDKMP. Saat ini lima titik telah selesai dibangun dan ditargetkan meningkat menjadi delapan titik pada awal Juni mendatang.

Menurut Kristomei, dukungan Pemprov Lampung sangat membantu percepatan pembangunan koperasi, terutama dalam penyediaan lahan.

“Di Bandar Lampung kami sempat terkendala lahan. Nah, untuk itu kami dibantu oleh Pemprov sehingga ada lahan-lahan milik Pemprov yang bisa dibangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” pungkasnya. (*)

Example 300250
error: Content is protected !!