Tubaba

Warga Panaragan Laporkan Dugaan Penganiayaan di Pasar Malam Pulung Kencana

315
×

Warga Panaragan Laporkan Dugaan Penganiayaan di Pasar Malam Pulung Kencana

Sebarkan artikel ini

Tulang Bawang Barat – pro dan kontra

Seorang warga Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Hendra (40), mengaku menjadi korban dugaan penganiayaan saat berada di kawasan pasar malam Pulung Kencana, Senin (31/8/2026) malam.

Peristiwa tersebut telah dilaporkan Hendra ke Polres Tulang Bawang Barat. Ia berharap laporan itu segera ditindaklanjuti dan pihak yang diduga terlibat dapat diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Menurut keterangan Hendra, peristiwa terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, dirinya berada di lokasi pasar malam yang berada di wilayah Pulung Kencana.

Hendra menuturkan, kejadian bermula ketika dirinya menanyakan kepada seseorang mengenai kepemilikan sebuah sepeda motor yang terparkir di lokasi tersebut.

Namun, pertanyaan tersebut diduga memicu perselisihan hingga dirinya mengalami kekerasan.

«“Saat itu saya menanyakan motor yang terparkir itu milik siapa. Tiba-tiba seseorang berinisial P langsung memukul saya menggunakan tangan sebanyak tiga kali hingga pelipis sebelah kiri saya mengalami luka dan mengeluarkan darah,” ujar Hendra, Rabu (2/9/2026).»

Atas kejadian tersebut, Hendra kemudian melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Polres Tulang Bawang Barat.

Laporan tersebut tercatat dengan Nomor: LP/B/159/VII/2026/SPKT/POLRES TULANG BAWANG BARAT/POLDA LAMPUNG.

Hendra berharap laporan yang telah dibuatnya dapat segera ditindaklanjuti oleh kepolisian sehingga dirinya memperoleh kepastian hukum atas peristiwa yang dialaminya.

«“Saya berharap pihak Polres Tulang Bawang Barat dapat segera menindaklanjuti laporan saya dan memproses pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.»

Keluarga Minta Kasus Segera Didalami

Pihak keluarga Hendra juga berharap aparat penegak hukum (APH) dapat segera mendalami laporan dugaan penganiayaan tersebut.

Lukman, kakak ipar Hendra, meminta kepolisian melakukan penyelidikan secara profesional dan sesuai prosedur terhadap perkara yang dilaporkan korban.

Menurutnya, keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak yang berwenang. Namun, mereka berharap laporan tersebut mendapat perhatian dan ditangani secara serius agar korban memperoleh kepastian hukum.

«“Kami selaku keluarga korban meminta kepada Aparat Penegak Hukum agar proses penanganan dan pengembangan kasus dugaan penganiayaan terhadap adik ipar saya dapat segera didalami serta ditindaklanjuti sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” ujar Lukman.»

Ia menegaskan, keluarga tidak ingin mengambil langkah di luar jalur hukum dan memilih menyerahkan penanganan perkara kepada aparat kepolisian.

«“Kami berharap perkara ini dapat diproses secara serius, profesional, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kami hanya menginginkan adanya kepastian hukum dan keadilan bagi keluarga kami,” tegasnya.»

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Tulang Bawang Barat belum memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penanganan laporan dugaan penganiayaan tersebut. (*)

Example 300250
error: Content is protected !!