LampungLampura

Mulang Maya Diproyeksikan Jadi Destinasi Wisata Budaya Provinsi pada 2027, Peluang Ekonomi dan Tantangan Menanti

247
×

Mulang Maya Diproyeksikan Jadi Destinasi Wisata Budaya Provinsi pada 2027, Peluang Ekonomi dan Tantangan Menanti

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG UTARA – pro dan kontra

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong Desa Mulang Maya, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, menjadi salah satu destinasi wisata budaya yang masuk dalam agenda pariwisata tingkat provinsi mulai 2027.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat pelestarian adat dan tradisi Lampung sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pemasaran produk unggulan lokal.

Dorongan tersebut disampaikan Gubernur yang akrab disapa Mirza saat mengunjungi Desa Wisata Berbudaya Lampung di Desa Mulang Maya, Kamis (29/10/2026). Dalam kunjungan itu, ia juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Abung Tinggi Mulang Maya sebagai upaya memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan potensi wisata desa.

Mirza menilai Mulang Maya memiliki modal budaya yang kuat untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan. Kekayaan adat, kesenian, sejarah, serta nilai-nilai kehidupan masyarakat Lampung yang masih terpelihara menjadi daya tarik yang berpotensi diperkenalkan kepada wisatawan dari berbagai daerah.

“Alhamdulillah, insya Allah akan menjadi desa budaya kebanggaan masyarakat Provinsi Lampung,” ujar Mirza.

Menurutnya, pengembangan wisata budaya tidak boleh sebatas menampilkan upacara adat atau bangunan tradisional. Lebih dari itu, nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat harus tetap dijaga dan menjadi bagian dari pengalaman wisata.

Falsafah Piil Pesenggiri, semangat gotong royong, sikap saling menghormati, serta kerukunan dalam keberagaman merupakan identitas masyarakat Lampung yang perlu diwariskan kepada generasi berikutnya.

Karena itu, keterlibatan generasi muda dinilai penting agar tradisi tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi tetap dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Kesenian, kegiatan adat, kuliner, kerajinan, hingga keramahan warga dapat menjadi bagian dari daya tarik wisata yang mencerminkan karakter masyarakat setempat.

Peluang Ekonomi bagi Masyarakat

Selain pelestarian budaya, pengembangan Desa Mulang Maya sebagai destinasi wisata juga diarahkan untuk memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat.

Mirza mendorong potensi lokal, termasuk komoditas perkebunan lada dan kopi yang memiliki nilai sejarah bagi masyarakat setempat, agar dapat dikembangkan bersama produk-produk UMKM.

Jika dikelola secara terencana, kunjungan wisatawan berpotensi meningkatkan permintaan terhadap produk lokal, membuka peluang usaha baru, serta memperluas pasar bagi pelaku UMKM. Masyarakat juga dapat memperoleh manfaat melalui penyediaan kuliner tradisional, cendera mata, jasa pemandu wisata, dan kegiatan ekonomi pendukung lainnya.

Usai mengikuti rangkaian kegiatan adat dan sambutan, Mirza bersama Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tokoh adat meninjau sentra UMKM Desa Wisata Berbudaya Lampung di Desa Mulang Maya.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat potensi usaha masyarakat yang dapat dikembangkan untuk mendukung kegiatan pariwisata sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada pengunjung.

Pemerintah Provinsi Lampung, kata Mirza, akan mendorong pengembangan desa melalui promosi, peningkatan kapasitas masyarakat, dan penguatan potensi lokal. Dukungan program pembangunan juga akan diarahkan sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Bupati Lampung Utara berharap perhatian pemerintah provinsi dapat memperkuat pengembangan Desa Mulang Maya, terutama melalui peningkatan infrastruktur, penataan kawasan, dan pemberdayaan masyarakat.

Sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten, termasuk melalui program Desaku Maju, diharapkan turut mendukung pengembangan desa wisata budaya beserta desa-desa penyangga di sekitarnya.

Potensi Besar, Tantangan Tidak Ringan

Meski memiliki peluang besar, rencana pengembangan Mulang Maya sebagai destinasi wisata budaya juga membutuhkan persiapan yang matang dan berkelanjutan.

Peningkatan akses jalan, kebersihan lingkungan, fasilitas sanitasi, area parkir, petunjuk arah, serta sarana pendukung bagi pengunjung menjadi sejumlah aspek yang perlu diperhatikan. Kesiapan sumber daya manusia dan tata kelola wisata juga akan menentukan kemampuan desa dalam menerima wisatawan secara berkelanjutan.

Di sisi lain, komersialisasi budaya perlu dikelola secara bijaksana agar kegiatan adat tidak kehilangan makna dan nilai sakralnya. Pelibatan tokoh adat serta persetujuan masyarakat menjadi penting dalam menentukan tradisi yang dapat diperkenalkan kepada wisatawan dan tata cara penyajiannya.

Manfaat ekonomi pun perlu dirasakan secara adil oleh warga, bukan hanya oleh kelompok atau pelaku usaha tertentu. Penguatan kelembagaan Pokdarwis, transparansi pengelolaan, dan peningkatan keterampilan masyarakat dapat menjadi bagian penting untuk memastikan pengembangan wisata berjalan dengan baik.

Dengan demikian, keberhasilan Mulang Maya tidak cukup diukur dari masuknya desa tersebut dalam agenda wisata budaya tingkat provinsi. Ukuran yang lebih penting ialah terjaganya tradisi, meningkatnya kesejahteraan warga, tumbuhnya UMKM, serta kemampuan masyarakat mengelola destinasi secara mandiri.

Rencana pengembangan mulai 2027 menjadi peluang bagi Lampung Utara untuk memperkuat identitas budaya sekaligus menggerakkan ekonomi lokal. Namun, peluang tersebut hanya akan memberikan hasil nyata apabila didukung perencanaan yang konsisten, pembangunan fasilitas yang sesuai kebutuhan, promosi yang tepat, dan keterlibatan aktif masyarakat.

Mulang Maya kini memiliki kesempatan untuk berkembang bukan sekadar sebagai tempat pelestarian adat, melainkan sebagai desa wisata yang mampu mempertemukan warisan budaya, pemberdayaan masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

()*

Example 300250
error: Content is protected !!