AdvertorialLamteng

Safari Ramadan di Lampung Tengah, Gubernur Mirza Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Warga

25
×

Safari Ramadan di Lampung Tengah, Gubernur Mirza Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Warga

Sebarkan artikel ini

Lampung Tengah – pro dan kontra

Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmennya menjadikan Safari Ramadan sebagai ruang dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Lampung di Masjid At-Taqwa, Kampung Onoharjo, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Senin (23/2/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan Islam, serta masyarakat setempat. Hadir pula Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Zulkarnain beserta jajaran.

Gubernur yang akrab disapa Mirza itu menegaskan, Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.

“Saya ingin memastikan setiap program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Lampung benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui dialog seperti ini, kita dapat mengetahui kebutuhan riil di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan di Lampung harus berjalan seimbang antara aspek fisik dan spiritual. Pembangunan infrastruktur, peningkatan desa mandiri, hingga layanan kesehatan harus selaras dengan penguatan nilai-nilai keagamaan dan pembinaan moral masyarakat.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat keimanan, dan bersama-sama mendukung program pembangunan demi terwujudnya Lampung yang maju, religius, dan sejahtera,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Mirza juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan provinsi, termasuk sejumlah ruas di Lampung Tengah. Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, kondisi jalan yang mantap dinilai menjadi kunci kelancaran distribusi hasil pertanian dan perputaran ekonomi masyarakat.

“Tahun ini, Lampung Tengah mendapatkan alokasi anggaran hampir Rp300 miliar khusus untuk perbaikan jalan provinsi,” jelasnya.

Selain infrastruktur, Pemprov Lampung menargetkan peningkatan jumlah Desa Mandiri pada 2026 dari 561 desa menjadi 591 desa atau bertambah 30 desa. Digitalisasi pelayanan desa juga terus didorong guna mempercepat administrasi, menertibkan data, serta mempermudah akses layanan bagi masyarakat.

Rangkaian Safari Ramadan diisi dengan silaturahmi, tausiyah, doa bersama, serta penyerahan bantuan secara simbolis kepada masyarakat dan pengurus masjid. Pemerintah Provinsi Lampung berharap kegiatan ini semakin memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah secara berkelanjutan. (Red)

Example 300250
error: Content is protected !!