Bandar lampung – pro dan kontra
Pemerintah Kota Bandar Lampung terus mempercepat upaya normalisasi sungai di wilayah Kelurahan Jagabaya 1, Kecamatan Way Halim, sebagai respons atas banjir yang sempat menggenangi permukiman warga pada Selasa (14/4). Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir risiko banjir susulan, terutama saat curah hujan tinggi.
Pada Sabtu (18/04/2026), tim Satuan Tugas (Satgas) yang terdiri dari BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum, pihak kecamatan, kelurahan, serta linmas, bekerja sama dengan TNI melakukan normalisasi sungai sejak pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan sedimentasi dan perbaikan aliran air yang tersumbat.
Wali Kota Eva Dwiana turut meninjau langsung proses normalisasi tersebut. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan upaya konkret pemerintah untuk melindungi masyarakat dari dampak banjir yang kerap terjadi saat hujan deras.
“Satgas harus selalu siaga, tidak hanya saat hujan. Bencana bisa datang kapan saja, sehingga kesiapsiagaan menjadi hal utama,” ujar Eva Dwiana.
Selain normalisasi sungai, Pemkot Bandar Lampung juga melakukan percepatan penanganan di sejumlah titik lain, termasuk perbaikan dan penataan gorong-gorong serta konstruksi badan sungai. Upaya ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah kota dalam mengatasi persoalan banjir yang selama ini dikeluhkan warga.
Pemkot menegaskan bahwa normalisasi sungai akan tetap menjadi prioritas utama, terutama melalui pengerukan sedimentasi tebal yang menghambat aliran air di berbagai wilayah. Dengan langkah ini, diharapkan risiko banjir dapat ditekan dan kenyamanan masyarakat dapat terjaga. (*)













