AdvertorialKota Bandar Lampung

DPRD Lampung Dorong Hilirisasi Kakao Berbasis Agroforestry untuk Kesejahteraan Petani

11
×

DPRD Lampung Dorong Hilirisasi Kakao Berbasis Agroforestry untuk Kesejahteraan Petani

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung – pro dan kontra

Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A., menegaskan komitmen DPRD dalam mendukung penguatan hilirisasi kakao berbasis agroforestry. Langkah strategis ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup di Provinsi Lampung.

Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Giri Akbar dalam pertemuan yang melibatkan Pemerintah Provinsi Lampung, PT Olam Indonesia, dan Partnerships for Forests (P4F). Kegiatan berlangsung di Taman Santap Rumah Kayu, Jalan Arif Rahman Hakim, Bandar Lampung.

Menurut Ahmad Giri Akbar, pengembangan komoditas kakao melalui pendekatan agroforestry sejalan dengan kebijakan pembangunan daerah yang menekankan peningkatan nilai tambah komoditas unggulan, pemberdayaan masyarakat, dan penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan mitra pembangunan menjadi kunci keberhasilan hilirisasi kakao sekaligus menjaga fungsi ekologis kawasan hutan.

“DPRD Provinsi Lampung mendukung penuh pengembangan kakao berbasis agroforestry karena tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi petani, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan. 
Kolaborasi multipihak seperti ini harus terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” ujar Ahmad Giri Akbar.(27/01/2026)

Program hilirisasi kakao berbasis agroforestry ini diharapkan mampu memperkuat posisi Provinsi Lampung sebagai salah satu penghasil kakao unggulan di Indonesia, sekaligus menjadi model integrasi antara ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan.

Kalau mau, saya bisa buatkan versi lebih menarik untuk media sosial, yang lebih singkat dan memikat, agar pembaca langsung tertarik membaca berita ini. Apakah mau saya buatkan versi itu juga. (Red)

Example 300250
error: Content is protected !!