Tulang Bawang Barat – pro dan kontra
Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMT) Guruh Malai resmi meresmikan program pembibitan ikan nila sebagai salah satu unit usaha unggulan pada tahun 2025. Kegiatan ini didanai dari alokasi 20% Dana Desa Tiyuh Gunung Katun Malai, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).
Peresmian pembibitan dilakukan di lokasi kolam budidaya milik BUMT Guruh Malai, dengan dihadiri oleh aparatur tiyuh, Badan Permusyawaratan Tiyuh (BPT), tokoh masyarakat, serta para pengurus BUMT.
Direktur BUMT Guruh Malai, Engki Kurniawan, mengatakan bahwa pembibitan ikan nila ini merupakan langkah awal untuk mengembangkan sektor ekonomi produktif di tiyuh, yang diharapkan mampu menciptakan peluang kerja baru serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Program ini tidak hanya menjadi sumber pendapatan baru bagi BUMT, tetapi juga sebagai bentuk nyata pemanfaatan Dana Desa untuk sektor ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat. Ke depan, kami akan terus mengembangkan usaha ini dengan melibatkan lebih banyak warga,” ujar Engki Kurniawan. kamis (25/09/2025)
Sementara itu, Kepalo Tiyuh Gunung Katun Malai, Saidan, menyambut baik langkah BUMT tersebut dan menyatakan dukungannya penuh terhadap pengembangan usaha pembibitan ikan nila tersebut.
“Kami berharap program ini bisa berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi warga. Pemerintah tiyuh akan terus mendorong BUMT agar semakin kreatif dan inovatif dalam mengelola unit usahanya,” kata Saidan.
Program pembibitan ikan nila ini menjadi bagian dari strategi pemanfaatan Dana Desa yang lebih produktif, serta menjadi contoh konkret pengembangan ekonomi desa berbasis potensi lokal. Diharapkan ke depan, BUMT Guruh Malai dapat menjadi pilar utama dalam pembangunan ekonomi di tingkat tiyuh. (Sudirman)













