Lampung

Budhi Darmawan dan Febrizal Levi Sukmana Resmi Dilantik, Pemprov Lampung Lakukan Penyegaran Organisasi

58
×

Budhi Darmawan dan Febrizal Levi Sukmana Resmi Dilantik, Pemprov Lampung Lakukan Penyegaran Organisasi

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung – pro dan kontra

Pemerintah Provinsi Lampung kembali melakukan rotasi jabatan strategis. Atas nama Gubernur Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan melantik Budhi Darmawan sebagai Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Febrizal Levi Sukmana sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA).

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung dan dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Lampung. Rotasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi, sekaligus menandai pertukaran posisi antara kedua pejabat tersebut.

Dalam sambutannya, Marindo Kurniawan menegaskan bahwa dinamika jabatan merupakan hal yang wajar dalam birokrasi modern. Menurutnya, rotasi bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan kinerja organisasi.

“Organisasi yang sehat bukan yang stagnan, melainkan yang terus bergerak, menyesuaikan diri, dan memperbaiki capaian,” ujarnya. Kamis (9/4/2026)

Ia juga mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, bukan sekadar posisi yang memberikan kenyamanan. Peralihan tugas harus dimaknai sebagai upaya memperkaya pengalaman kepemimpinan sekaligus menjawab kebutuhan organisasi.

Lebih lanjut, Marindo menyoroti pentingnya sektor energi, sumber daya mineral, dan sumber daya air yang memiliki peran vital dalam kehidupan masyarakat. Ia menyebut, sektor tersebut berkaitan erat dengan isu strategis seperti keberlanjutan energi, pengelolaan sumber daya alam, hingga ketahanan pangan dan mitigasi bencana.

Karena itu, ia menekankan agar kinerja tidak hanya berorientasi pada laporan administratif, melainkan menghasilkan dampak nyata.

“Keberhasilan tidak boleh hanya selesai di atas kertas. Yang dibutuhkan adalah solusi konkret, percepatan layanan, dan inovasi yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, ia menggarisbawahi pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya alam sebagai aset publik. Setiap kebijakan diharapkan berbasis data, berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, serta responsif terhadap berbagai persoalan yang muncul.

“Birokrasi tidak boleh sekadar sibuk. Ia harus produktif, efektif, dan menghadirkan dampak yang terukur,” tambahnya.

Menutup arahannya, Marindo mengajak seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Lampung untuk menjadikan pelantikan ini sebagai momentum memperkuat komitmen menuju birokrasi yang profesional, adaptif, dan solutif.

“Dengan semangat dan komitmen yang terjaga, kita optimistis Lampung dapat menjadi daerah yang lebih maju, kompetitif, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Example 300250
error: Content is protected !!