Tulang Bawang Barat – pro dan kontra
Massa yang tergabung dalam Aliansi Media Tubaba Bersatu, menggelar Demo di depan Gedung Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tubaba. Mereka menuntut transparansi Anggaran belanja publikasi dan Dana Hibah tahun 2023-2025. Senin 8/9/2025
Hanya puluhan Massa yang melakukan aksi damai namun aksi ini membuat gabungan dari Satpol PP dan Polri menjaga ketat para massa demonstran tersebut.
Dalam aksinya, massa aksi membawa bendera, spanduk yang merupakan tuntutan massa aksi, silih berganti, massa aksi menyampaikan aspirasinya. Adapun beberapa tuntutannya sebagai berikut.
1. Pengelolaan anggaran belanja media secara transparan.
2. Mengembalikan belanja media ke masing-masing OPD, bukan dipusatkan di Dinas Kominfo.
3. Audit anggaran media di Kominfo.
4. DPRD diminta mendesak Bupati mengevaluasi kinerja Dinas Kominfo.
5. Memanggil pejabat Dinas Kominfo untuk memeriksa realisasi anggaran media.
Aksi yang berjalan damai itu akhirnya mendapat respon dari Wakil Bupati Tulang Bawang Barat, Nadirsyah, yang turun langsung didampingi oleh Kepala Dinas Kominfo, Eri Budi Santoso, S.Sos., M.H., serta Penjabat Sekretaris Daerah, Perana Putra, S.H., M.H.. Dalam dialog terbuka bersama perwakilan jurnalis, Nadirsyah berjanji akan menindaklanjuti aspirasi tersebut.
“Saya minta pejabat Kominfo jangan mempersulit kawan-kawan media. Anggaran yang terserap harus dijelaskan secara transparan. Jika memang ada pejabat yang tidak bisa menjalankan tugas sesuai amanah, maka akan kami evaluasi bahkan ganti,” tegas Nadirsyah di hadapan massa aksi, Senin (8/9/2025).
Tidak berhenti di kantor Kominfo, rombongan wartawan kemudian bergerak melanjutkan aksi menuju kantor DPRD Tulang Bawang Barat. Yang mana, disambut langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Tulang Bawang Barat.
Yantoni, Ketua Komisi I DPRD Tulang Bawang Barat. menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan para jurnalis.
“Kami DPRD sangat menyambut baik kehadiran rekan-rekan media, dan semua apa yang menjadi aspirasi kawan-kawan akan segera ditindaklanjuti,” kata Yantoni.
Melalui aksi ini, para jurnalis berharap Pemerintah dan DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dapat memperbaiki tata kelola anggaran media sekaligus meningkatkan transparansi penggunaan anggaran publik. (E)













