Panaragan – pro dan kontra
Dalam rangka memperingati HUT ke-27 Dharma Wanita Persatuan (DWP), DWP Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar Ladies Program bertema “Membangun Personal Branding untuk Merawat Citra Positif DWP di Tubaba”, Kamis (08/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai III Pemda Tubaba tersebut diikuti seluruh anggota DWP se-Kabupaten Tubaba. Melalui kegiatan ini, DWP Tubaba mendorong anggotanya untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi dalam membangun personal branding yang positif, baik sebagai individu maupun bagian dari organisasi.
Ketua DWP Tubaba, Ny. Desliana Iwan M., mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi anggota DWP dalam membangun personal branding yang dapat memperkuat citra positif organisasi.
“Tujuan Ladies Program ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para anggota Dharma Wanita Tulang Bawang Barat dalam membangun personal branding, sehingga dapat memperkuat citra positif, baik pada satuan pelaksana di masing-masing OPD maupun pada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ujarnya.
Ia menambahkan, anggota DWP memiliki peran strategis sebagai pendamping sekaligus support system bagi suami dalam menjalankan tugas kedinasan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Penasehat I DWP Tubaba, Ny. Novianti Novriwan, menekankan bahwa personal branding bukan sekadar membangun citra di hadapan publik, melainkan membentuk karakter melalui sikap dan perilaku sehari-hari.
“Personal branding bukan sekadar memperlihatkan citra positif di luar, bukan drama, dan bukan tentang berusaha terlihat sempurna. Tetapi bagaimana kita membangun karakter melalui sikap, ucapan, dan perbuatan kita sehari-hari,” ungkapnya.
Menurutnya, setiap anggota DWP turut membawa nama organisasi sehingga perilaku individu menjadi bagian penting dalam membangun citra positif DWP.
“Cara kita berbicara, menghargai orang lain, menerima perbedaan, menggunakan media sosial, serta menjalankan amanah, semuanya menjadi bagian dari personal branding,” tambahnya.
Mewakili Sekretaris Daerah Tubaba sekaligus membuka kegiatan, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Eka Riyana, menyampaikan bahwa citra diri tidak hanya berkaitan dengan penampilan, tetapi juga mencerminkan integritas dan kesantunan seseorang.
“Personal branding atau citra diri bukan sekadar penampilan, cara berpakaian maupun apa yang kita tampilkan di media sosial. Citra diri juga merupakan cerminan dari integritas, kesantunan, serta cara kita memperlakukan orang lain,” jelasnya.
Ia berharap hasil kegiatan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya melalui komunikasi yang santun, penggunaan media sosial secara bijak, kepedulian terhadap sesama, serta karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Citra positif tumbuh dari keselarasan antara ucapan, tindakan, dan sikap. Karena itu, hasil pelatihan ini hendaknya dapat terlihat dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seminar oleh narasumber Nurwidi Sayekti, S.Pd., M.Pd., dengan tema “Membangun Personal Branding”.













