Tubaba

Perkuat Kolaborasi TTIS, Sekda Terima Kunjungan Kadis Kominfo Tulang Bawang

7
×

Perkuat Kolaborasi TTIS, Sekda Terima Kunjungan Kadis Kominfo Tulang Bawang

Sebarkan artikel ini

Panaragan – pro dan kontra

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menyambut baik inisiasi kemitraan keamanan siber regional melalui Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Plus bertajuk Gotong Royong Digital. Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antarpemerintah daerah untuk menjaga keamanan informasi dan mendukung transformasi pemerintahan digital yang aman dan berkelanjutan.

Dukungan tersebut disampaikan dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kamis (15/10/2026). Pertemuan tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulang Bawang Barat, Aidil Adrian Pattikraton, S.T., bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulang Bawang, Nanan Wisnaga, S.Sos., M.M.

Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Iwan Mursalin, menyampaikan bahwa penguatan keamanan siber membutuhkan sinergi dan keterlibatan berbagai pihak, terutama di tengah meningkatnya pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Tubaba menyambut baik inisiasi kerja sama penguatan TTIS ini. Penanganan gangguan siber memerlukan keterlibatan dari berbagai pihak,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa transformasi pemerintahan digital ke depan harus diimbangi dengan kemampuan menangani insiden siber secara terpadu, termasuk melalui koordinasi lintas pemerintah daerah.

“Ke depan, transformasi pemerintahan digital harus diperkuat dengan penanganan insiden siber lintas Pemda,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulang Bawang Barat, Aidil Adrian Pattikraton, S.T., menekankan bahwa keamanan ruang siber merupakan aspek mendasar dalam pengembangan pemerintahan digital, khususnya untuk memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik dan terpercaya.

“Menjaga keamanan ruang siber menjadi salah satu titik kritis dalam mengembangkan pemerintahan digital,” ungkapnya.

Menurutnya, keberhasilan transformasi digital tidak hanya diukur dari pemanfaatan teknologi, tetapi juga dari dampak dan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat. Oleh karena itu, keamanan sistem informasi dan perlindungan data harus menjadi bagian penting dalam setiap proses digitalisasi pemerintahan.

“Karena transformasi pemerintahan digital menekankan pada dampak terhadap layanan yang diberikan kepada masyarakat, keamanan ruang siber menjadi kuncinya,” jelasnya.

Inisiasi kemitraan TTIS Plus Gotong Royong Digital mengedepankan prinsip bahwa keamanan siber merupakan tanggung jawab bersama. Ancaman digital dapat berdampak melampaui batas organisasi maupun wilayah, sehingga diperlukan koordinasi, pertukaran informasi dan pengetahuan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi potensi insiden siber.

Selain memperkuat koordinasi penanganan insiden, kolaborasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran keamanan informasi di lingkungan pemerintahan, mulai dari perlindungan data, pengamanan akun dan kata sandi, hingga penerapan tata kelola keamanan digital yang lebih baik.

Inisiasi kemitraan tersebut merupakan bagian dari upaya perluasan jejaring keamanan siber regional setelah audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur. Langkah ini juga mendukung proyek perubahan “Strategi Peningkatan Keamanan Siber Terintegrasi melalui Penguatan Kapasitas TTIS Kabupaten Tulang Bawang”, yang mendorong penguatan kolaborasi sebagai fondasi ketahanan siber secara berkelanjutan di Provinsi Lampung.

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat berharap inisiasi kemitraan ini dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama yang berkelanjutan dan terarah, khususnya dalam memperkuat perlindungan data pemerintahan, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi insiden siber, serta membangun ekosistem digital yang aman, tangguh, dan terpercaya.

Melalui semangat Gotong Royong Digital, sinergi antarpemerintah daerah diharapkan mampu mendukung terwujudnya transformasi pemerintahan digital yang tidak hanya efektif dan inovatif, tetapi juga memberikan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik berbasis elektronik.

Example 300250
error: Content is protected !!