Tulang Bawang Barat – pro dan kontra
Kepala UPTD Pasar Pulung Kencana, Helmi Ali, memberikan klarifikasi terkait keluhan sejumlah petugas keamanan, kebersihan, dan teknis yang mengaku bahwa gaji mereka belum dibayarkan selama beberapa bulan terakhir.
Helmi menjelaskan, keterlambatan pembayaran gaji dipicu oleh menurunnya pendapatan dari pengelolaan pasar. Kondisi itu dipengaruhi penurunan tarif sewa kios serta berkurangnya jumlah pengunjung yang datang berbelanja.
Menurutnya, perubahan pola belanja masyarakat turut memengaruhi aktivitas perdagangan di pasar tradisional.
“Penurunan tarif sewa kios dan semakin sepinya pengunjung pasar berdampak langsung pada pemasukan pengelolaan pasar. Kondisi ini juga dipengaruhi oleh perubahan pola belanja masyarakat yang kini banyak beralih ke belanja online,” ujar Helmi kepada wartawan, Minggu (15/03/2026).
Ia menambahkan, sepinya aktivitas perdagangan membuat sebagian pedagang kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran sewa kios.
“Dengan kondisi pasar yang sepi, sebagian pedagang tidak mampu sepenuhnya membayar kewajiban mereka. Bahkan ada juga pedagang yang meninggalkan kios tanpa melapor kepada pihak pengelola, sementara mereka masih memiliki tunggakan,” jelasnya.
Meski demikian, pihaknya terus berupaya mencari solusi agar persoalan tersebut dapat segera diselesaikan. Salah satunya dengan melakukan pendataan terhadap kios yang masih aktif maupun yang telah ditinggalkan pedagang.
“Kami sedang melakukan pendataan dan berupaya mencari solusi agar hak para petugas bisa segera dipenuhi,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan bahwa pembayaran gaji petugas saat ini mulai dicicil secara bertahap menyesuaikan dengan pendapatan dari tagihan kios. Setiap pemasukan dari pembayaran sewa kios langsung digunakan untuk membayar gaji para petugas.
“Gaji sudah kita cicil perhari ini, karna mengingat ini BLUD jadi gak ada dana APBD yang digelontorkan ke Pengelolaan pasar,” ujarnya.
Pihak UPTD Pasar Pulung Kencana berharap kondisi pasar dapat kembali membaik sehingga aktivitas perdagangan meningkat dan kewajiban pembayaran kepada para petugas dapat segera diselesaikan.
Helmi juga meminta semua pihak mendukung evaluasi pengelolaan pasar agar ke depan sistem pendapatan dan pengelolaan kios dapat berjalan lebih tertib serta berkelanjutan. (Dirman)













