Tubaba

Menguak Carut Marutnya Program NENEMO Mandiri Pangan Tubaba

89
×

Menguak Carut Marutnya Program NENEMO Mandiri Pangan Tubaba

Sebarkan artikel ini

Tulang Bawang Barat – pro dan kontra

Belanja bibit Program Nenemo Mandiri Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terindikasi tidak jelas.

Program NENEMO Mandiri Pangan yang bertujuan meningkatkan pemanfaatan pekarangan rumah tangga melalui pengembangan kebun, kandang, kolam, dan wisata (K3W) untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, menekan inflasi, dan menurunkan stunting.

Meskipun, Dinas Ketahanan Pangan sudah menganggarkan belanja Bahan-bahan/Bibit Sayur-mayur. Dengan pagu anggaran Rp.50.470.000 Dengan metode E – Purchasing pada tahun 2024. Yang tujuannya disalurkan ke seluruh Tiyuh di kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).

Namun nyatanya, pihak Desa tetap menganggarkan yang bersumber dari Dana Desa (DD) hingga Jutaan rupiah untuk membeli Bibit Sayur-mayur. Sehingga kuat dugaan tumpang tindih anggaran.

Saat ditelusuri, hanya beberapa tiyuh yang mengaku pernah menerima hibah bibit tersebut. Ironisnya lagi, beberapa tiyuh tidak menerima Bibit tersebut. Dengan alasan, tidak ada arahan ataupun tidak mengerti dalam hal untuk mengambil Bibit, baik ke Dinas ataupun dari Kecamatan.

Tika Sekertaris Desa Panaragan Jaya Indah. Mengatakan bahwa tidak menerima Bibit Sayur-Mayur dari dinas. Belanja Bibit Sayur-mayur melalui Dana Desa (DD). Dan hanya fokus menjalankan program Ketahanan Pangan.

“Untuk bibit sayur-mayur kita beli sendiri melalui TPK, kita kurang paham dengan pengambilan bibit itu. Kita hanya melaksanakan sesuai aturan.” Senin (05/05/2025)

Senada dikatakan, Irfan Sekertaris Desa Panaragan Jaya Utama. Dirinya menjelaskan tidak ada penjelasan tentang Bibit Sayur-mayur dari Dinas. Hanya menjalankan program sesuai arahan dari inspektorat

“Kami belum pernah dapat bibit dari dinas, bibitnya kita beli sendiri. Kami hanya menjalankan sesuai arahan dari inspektorat.” Senin.

Sementara itu, Suyanta kepala Tiyuh Mulya Kencana mengaku. Bahwa, pernah menerima perintah untuk mengambil beberapa Bibit Sayur-mayur di Kecamatan pada Tahun 2024.

Suyanta : “Kita pernah menerima hibah Bibit beberapa pcs saja. Pada tahun 2024, Itupun ngambil di kecamatan.” Selasa (06/05/2025).

Suyanta menambahkan dirinya kurang memahami tentang Hibah Bibit tersebut,

“Kok tidak rata, kurang paham kalo itu mas” ucap Suyanta dengan nada kaget. (Eki)

Example 300250
error: Content is protected !!